puisi yang terlupa
Aku benci dengan diriku
Aku muak dengan semua ini
Dasar pecundang
Yang maunya enak sendiri
Padahal aku tak bermaksud begitu
Tapi yang tampak tak lebih seperti itu
Aku sebaaaaal
Betapa banyak hati yang telah ku lukai
Dan kecewa dengan sikapku
Aku benci benci benci…
Dan sekarang aku mulai merasa tak berdaya
Saat nasi telah menjadi bubur
Entahlah…itu menurutku
Pikiranku kalut….
Aku tak bisa berpikir jernih
Tetesan kesedihan meratapiku
Luka sewaktu mampu membunuhku
Namun, Tidak kah kau tau
Arti berdiri manusia ini di sini
No comments:
Post a Comment